Setelah
mengalami berbagai masa termasuk masa dimana seseorang bisa saja menikah asal
menurut pemahaman agama sudah dapat menikah misalnya dengan alasan sudah aqil
baliq, bagi laki-laki sudah mimpi basah serta bagi isteri sudah menstrubasi
dapat melangsungkan pernikahan kapan dan dimanapun. Hal ini menyebabkan
berbagai masalah dalam kehidupan bernegara misalnya pernikahan tanpa
memperhatikan umur akan memicu timbulnya kemiskinan, penganguran dan juga akan
melahirkan generasi yang kurang berkualitas karena ibu yang melahirkan belum
mencapai minimal usia reproduksi. Dalam hal pendidikan misalnya kebanyakan
mereka yang menikah diusia muda berhenti melanjutkan pendidikannya sehingga
memperlambat majunya pendidikan yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa.
Dalam
menghadapi Dalam menghadapi kehidupan moderen yang syarat dengan berbagai
kemajuaan dan canggihnya teknologi selain manfaat bagi kemudahan manusia dalam
beraktivitas, seperti biasa kemajuaan teknologi juga membawa dampak negatif
bagi kehidupan hingga memunculakn berbagai masalah kontemporer yang kompleks.
Dengan teknologi rasanya tidak ada lagi sekat yang dapat memisahkan orang untuk
mengetahui dan mendapatkan apa saja, bahkan tidak jarang kita rasakan kemajuan
teknologi membuat orang berlaku egoistik dan materialistik, tidak lagi
menganggap penting eksistensi agamanya dalam menjalankan kehidupan sementara
kita semua mengetahui bahwa Sesungguhnya tiada kehidupan terbaik selain
kehidupan keislaman, tiada aturan terbaik selain islam, tiada naungan terbaik
selainislam, tiada persaudaraan terbaik
selain didasari nilai-nilai islam, tiada waktu terbaik selain waktu yang
digunakan untuk kemulian dan loyalitas terhadap islam. Islam tidak boleh kita
nomorduakan hanya karena urusan kita didunia yang sesaat ini, islam harus menjadi
bagian dari kehidupan kita, bagai nafas yang Allah helakkan untuk kita tak
sanggup bertahan jika sedetik saja nafas itu lepas dari tenggorokan kita. Islam
harus menjadi control dan pengawasan terhadap kita, karena pada hakekatnya
kebahagian kita saat ini sesungguhnya adalah sesaat saja sedang islam akan
membawa kita kepada kesenangan yang hakiki di dunia wal akhirat. Islam harus
kita jaga kemuliaan dan ketinggiannya tidak boleh kita samakan dengan agama
selain islam sebagaimana kita tidak boleh menyamakan langit dan bumi yang
tersimpan sejuta perbedaan apalagi dilupakan dengan hadirnya kemajuaan. Islam
harus menjadi hujjah, pedoman dan petunjuk jalan kehipuan kita didunia hingga
akhir hayat.
Perkenalkan nama saya Megi Saputra, boleh dipanggil Megi/gik. Lebih lanjut tentang saya bisa via email ya atau ikuti akun sosial media saya (Ig @megi_saputra_ , Fb @Megi Saputra)